Cara Mengerjakan Tes Kraepelin Yang Baik Dan Benar

Tes kraepelin ini adalah salah satu jenis psikotes yang paling sering digunakan dalam proses seleksi penerimaan karyawan baru. Banyak sekali perusahaan yang menggunakan metode tes ini.

Tes kraepelin ini pertama kali diciptakan oleh Emilie Kraepelin, dia adalah seorang psikiater asal Jerman. Kenapa banyak perusahaan yang menggunakan tes kraepelin ini untuk menyeleksi calon karyawan baru? Bayangkan dengan hanya tes kraepelin ini banyak sekali bakat dan kondisi yang bisa terlihat yakni kecepatan, ketelitian, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja dalam kondisi tertekan.

Bentuk, cara dan tips mengerjakan tes kraepelin yang benar


Tes ini sangatlah sederhana dan sangat mudah untuk dikerjakan, hanya saja memang menurut saya dari segi namanya saja yang membuat keder para fresh graduate. Namun walaupun sudah berpengalaman bisa juga gagal, karena setiap perusahaan memiliki standar kelulusan dan penilaian yang berbeda-beda.

Bentuk soal tes kraepelin


Bentuk dari tes kraepelin ini sangatlah sederhana, hanya berupa selembar kertas dengan deretan angka full satu halaman. Kebanyakan kertas yang digunakan pun sangat besar, biasanya seukuran buku gambar A3, hal ini juga membuat peserta tes merasa ngeri karena saking besarnya dan banyaknya angka soal.

Berikut ini adalah bentuk soalnya:

Bentuk tes kraepelin
Soal tes kraepelin 

Bagaimana menurut anda? Terlihat rumit kah? Jangan pernah berfikiran seperti itu. Walaupun angkanya banyak dan terlihat rumit tapi jika anda sudah tahu celah dan cara mengerjakannya pasti akan sangat mudah nantinya untuk anda mengerjakannya.

Cara mengerjakan tes kraepelin


Perhatikan contoh cara mengerjakan tes kraepelin dibawah ini dan cermati.

Cara mengerjakan tes kraepelin

Sudaj tahu cara mengerjakannya? Belum juga? Haduhh. Perhatikan gambar diatas, pengerjaan tes kraepelin dimulai dari pojok kiri bawah. Jumlahkan 2 angka dari bawah ke atas lalu jawabannya diletakkan di tengah-tengah angka yang dijumlahkan.

Lihat gambar diatas, soal pertamanya adalah 3+1 = 4 maka hasil penjumlahannya yaitu 4 diletakan disebelah kanan ditengah-tengah angka 3 dan 1.

Lalu lanjut ke soal berikutnya yaitu 1+9 = 10, jika hasil penjumlahan dua digit maka yang ditulis sebagai jawaban hanya angka satuannya saja yakni angka 0.

Kerjakan sebisa anda, pengerjaan setiap kolom dibatasi waktunya oleh instruktur tes. Biasanya antara 10-20 detik. Ketika waktu pengerjaan satu kolom habis instruktur akan memberikan tanda berupa kata "PINDAH" itu artinya anda harus berpindah ke kolom sebelah kanan lalu mulai menjumlahkan lagi dari bawah. Begitu seterusnya hingga soal habis.

Tips agar lolos tes kraepelin 


Kunci kelolosan tes ini adalah kecepatan ketelitian dan kestabilan jawaban, nantinya korektor akan membuat grafik pada lembar jawab anda. Itu artinya kan sangat baik jika dalam mengerjakan setiap kolomnya anda stabil, maksudnya misalkan pada kolom pertama anda mengerjakan 20 baris maka di kolom-selanjutnya juga 20 baris atau jika kurang atau lebihnya tidaj terlalu banyak. Ini akan membuat grafik jawaban anda stabil.

Namun setiap perusahaan memiliki standar yang berbeda dalam menentukan kelolosan, saya pernah mengikuti tes kraepelin di Pt Yamaha Music Manufacturing Asia. Di perusahaan ini hasil grafik yang stabil atau sejajar justru malah tidak lolos, kenapa?

Jadi begini, di Pt YAMUS waktu pengerjaan setiap kolom tidak sama, ada yang sedikit dan ada yang lama. Nah misal pada kolom ke 2 waktunya sebentar lalu pada kolom 3 waktunya sangat lama, kebanyakan peserta justru akan menggunakan sisa waktu pengerjaan kolom 3 untuk  mengerjakan kolom 2 dan membuatnya stabil atau sama dengan kolom lainnya. 

Itu salah, jika waktu yang diberikan berubah-ubah disitu akan dlihat kepatuhan anda kepada atasan anda nantinya pada saat anda bekerja. Jika anda nyolong waktu yang lama untuk mengerjakan kolom-kolom yang kurang maka bisa jadi anda nantinya tidak patuh kepada atasan.

Penilaian tes kraepelin


Seperti saya katakan diatas, penilaian setiap perusahaan berbeda-beda namun umumnya penilaian pada tes kraepelin seperti ini:

  • Jika grafik datar, maka anda adalah seorang yang stabil, fokus, dan bisa bekerja dibawah tekanan tinggi.
  • Jika grafik naik, maka anda dinilai sebagai seorang yang semangat tinggi, selalu termotivasi untuk menciptakan prestasi.
  • Jika grafik cenderung menurun, anda akan dinilai sebagai seorang yang tidak disiplin, tidak fokus, lamban, dan juga tidak bisa bekerja dibawah tekanan.
  • Grafik naik turun, grafik seperi ini menunjukkan ketidak stabilan dan kelabilan emosi anda, anda cenderung tidak bisa mengontrol emosi dan fikiran anda.

Kesimpulan


Demikian artikel tentang cara mengerjakan tes kraepelin yang baik dan benar. Selalu ingat, dalam mengerjakan tes selalu perhatikan instruksi dari pengawas tes. Selalu patuhi semua instruksinya, terkadang ada maksud tersembunyi di setiap instruksi yang tidak biasa.

Jika ada kata-kata atau data yang salah pada artikel ini saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Jika anda memiliki pertanyaan, kritik atau saran silahkan kirimkan melalui kolom komentar, melalui menu Contact Us ataupun langsung ke email saya di wahyusetiawanblog9999@gmail.com.

0 Response to "Cara Mengerjakan Tes Kraepelin Yang Baik Dan Benar "

Post a Comment